<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Trekkers' note</title>
	<atom:link href="http://trekkersnote.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://trekkersnote.wordpress.com</link>
	<description>Where everybody share their journey ..</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Feb 2010 06:57:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='trekkersnote.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Trekkers' note</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://trekkersnote.wordpress.com/osd.xml" title="Trekkers&#039; note" />
	<atom:link rel='hub' href='http://trekkersnote.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Trip to Cracatoa</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2010/02/27/trip-to-cracatoa/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2010/02/27/trip-to-cracatoa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 06:56:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariesca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beauty of Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Java Island]]></category>
		<category><![CDATA[cracatoa]]></category>
		<category><![CDATA[krakatau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Jumat, 17 Juli 2009 Setelah tarik ulur, akhirnya jumlah yang fix untuk ke trip kali ini 10 orang [2 cewe, 8 cowo]. Perjalanan dimulai di terminal Kp. Rambutan sebagai meeting point. Tepat pukul 22.00 bus PO. Armada membawa kami menuju Pelabuhan Merak. Tak banyak yang kami lakukan di dalam bus selain tidur [bus yang kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=37&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jumat, 17 Juli 2009</p>
<p>Setelah tarik ulur, akhirnya jumlah yang fix untuk ke trip kali ini 10 orang [2 cewe, 8 cowo]. Perjalanan dimulai di terminal Kp. Rambutan sebagai meeting point. Tepat pukul 22.00 bus PO. Armada membawa kami menuju Pelabuhan Merak. Tak banyak yang kami lakukan di dalam bus selain tidur <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  [bus yang kami tumpangi ekonomi AC , seat 2-2, dengan tiket Rp. 20.000,-/orang].</p>
<p>Pukul 23.50 kami tiba di Pelabuhan Merak, dan langsung menuju loket untuk membeli tiket ferry yang akan membawa kami ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Kami membeli tiket kelas ekonomi seharga Rp. 10.000,-/orang. Tepat pukul 01.00, ferry beranjak meninggalkan Pelabuhan Merak. Bermacam cara dilakukan untuk membunuh waktu, mulai dari menonton televisi, bermain poker,foto-foto dan t i d u r.</p>
<p>Pukul 03.15 kami tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung&#8230;akhirnyaaaaa&#8230;.dan kami sepakat untuk beristirahat di pelabuhan sembari menanti adzan subuh berkumandang. Tanpa dikomando, kami menggelar ponco sebagai alas tidur di koridor kedatangan. Adzan subuh pun berkumandang, kami bergegas ke mushola untuk sekedar bersih-besih dan menunaikan kewajiban. Selepas sholat, kami bergegas keluar dari pelabuhan, berbekal info dari CP kami di P.Sebesi, disarankan untuk mencari angkot berwarna kuning sebagai transportasi kami menuju Pelabuhan Canti. Serbuan calo merajalela namun tetap kami hadapi dengan senyuman&#8230;.dan akhirnya setelah tawar menawar yg cukup alot, disepakati harga Rp. 150.000,-/angkot untuk membawa kami ke Pelabuhan Canti dengan catatan ditengah perjalanan sopir angkot diperbolehkan membawa penumpang lain. D E A L</p>
<p>Perjalanan dari Bakauheni menuju canti ditempuh kurang dari 1 jam perjalanan. Kami tiba di Canti sekitar pukul 7 pagi. Kesepakatan dengan pihak kapal, mereka akan menjemput kami max pukul 9 pagi, dan kamipun mengisi waktu dengan berfoto, sarapan dan berjalan-jalan di sekitar pelabuhan Canti. Lepas dari pukul 9 belum ada tanda2 kapal akan datang&#8230;saya sibuk menghubungi pihak kapal&#8230;dan ternyata ombak sedang besar, sehingga laju kapal agak terhambat. akhirnya tepat pukul 10.30 kapal tiba di Canti dan segera membawa kami menuju Pulau Sebesi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=37&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2010/02/27/trip-to-cracatoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e24f429bcc624f6238fcbd17eb1dec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariesca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Great Friends, Great Destination</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2010/02/27/great-friends-great-destination/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2010/02/27/great-friends-great-destination/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 06:54:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ariesca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beauty of Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan 5 orang &#8220;veteran&#8221; yang ingin kembali naik gunung. Kami berlima [Eca, Sacha, Rian, Budi dan Japra] sepakat untuk memulai kembali pendakian ini dengan mendaki Gn. Gede yang terletak di Cianjur, Jawa Barat. Sabtu, 17 Oktober 2009 Pukul 1.30 dini hari kami [minus Japra] tiba di Mess Taman Nasional Gn. Gede &#8211; Pangrango [TNGP]. Setengah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=39&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan 5 orang &#8220;veteran&#8221; yang ingin kembali naik gunung. Kami berlima [Eca, Sacha, Rian, Budi dan Japra] sepakat untuk memulai kembali pendakian ini dengan mendaki Gn. Gede yang terletak di Cianjur, Jawa Barat.<br />
<img src="http://ariesca.multiply.com/photos/album/246/Great_Friends_Great_Destination#photo=31" alt="Lima Sahabat" /></p>
<p><strong>Sabtu, 17 Oktober 2009</strong></p>
<p>Pukul 1.30 dini hari kami [minus Japra] tiba di Mess Taman Nasional Gn. Gede &#8211; Pangrango [TNGP]. Setengah jam kemudian Japra datang dengan membawa nasi goreng sebagai menu supper.</p>
<p>Tepat pukul 3 dini hari, kami melelapkan diri diatas kasur dan tak lupa membalut diri dengan selimut tebal. Seperti yang telah diduga sebelumnya, kami semua bangun kesiangan  .</p>
<p>Sekitar pukul 6 pagi, packing ulang, bersih-bersih,rebutan kamar mandi,sarapan pagi dan foto-foto tentunya.<br />
Setelah mendapatkan arahan dari pemandu, pukul 8.15 kami mulai mendaki melalui jalur Cibodas. Sesuai kesepakatan awal, perjalanan ini dilalui dengan santai, mengingat kami semua `veteran` yang baru mulai naik gunung lagi setelah cuti cukup lama.</p>
<p>Pukul 11.15 tiba di Pos Air Panas. Kami beristirahat cukup lama disini [makan siang, sholat &amp; foto-foto].</p>
<p>Pukul 12.20 kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Pos Kandang Badak pukul 13.40. Setelah istirahat selama 20 menit, kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak Gede.<br />
Pemandu kami mengambil rute yang tidak biasa, menurutnya &#8220;rute ini lebih landai&#8221; [dalam hati ngebatin, mana ada memotong kontur jadi lebih landai]. Dan hasilnya&#8230;untuk sampai ke Tanjakan Rante ditempuh dalam waktu 1,5 jam [padahal jarak tempuh normal sekitar 45 menit] Tanjakan Rante dilalui tanpa kendala, yang ada malah sibuk bernarsis- ria</p>
<p>Dari Tanjakan Rante sampai ke batas vegetasi dilalui dengan terseok-seok. Keempat pria itu sibuk berfoto dan saya memutuskan untuk berjalan menuju puncak, dan lagi-lagi saya `disalip` oleh Budi, Rian dan Sacha, padahal jeda waktu lumayan lama&#8230;huhuhu&#8230;Masih dengan langkah yang terseok-seok pukul 17.15 saya tiba di puncak alhamdulillah. The best part is : kami bisa melihat sunset dari puncak gunung subhanallah CANTIK sangat</p>
<p>Puas berfoto, pemandu menginstruksikan untuk segera turun ke Alun-alun Suryakencana, saat itu sekitar pukul 17.45. Kami pun bergegas turun. Dan memang sedari dulu, turunan lebih `menyakitkan` bagi saya. Walaupun turun persis dibelakang pemandu, akhirnya saya berada diurutan kedua terakhir, dibelakang saya masih ada Japra [thanks God, engga sendirian]. Langit berubah gelap dengan cepat&#8230;jarak saya dengan ketiga teman + pemandu semakin jauh. Headlamp saya nyalakan, tapi [bodohnya] saya lupa memakai kacamata<br />
Beberapa kali keseleo dan dibelakang saya mendengar Japra yang [rasanya] sudah sangat kelelahan akibat beban yang dibawanya [1 carrier dipunggung, 1 daypack di depan, maafkan ya Jaaaap] dan Japra pun beberapa kali mengalami kram kaki. Saya dan Japra berusaha memanggil teman2 di depan, sempat ada sahutan, tapi suaranya sangat jauh. Kami berdua melanjutkan perjalanan dengan sisa tenaga yang ada. </p>
<p>Beberapa saat kemudian, kami melihat cahaya lampu dari headlamp yang dipakai Rian&#8230; alhamdulillah , senang sekali rasanya. Tapi rasa senang itu hanya sesaat. Karena ternyata Pemandu kami telah berjalan `mendahului` kami!!! Rian, Budi dan Sacha beberapa kali memanggil pemandu kami, namun tak ada sahutan. Kecewa? tentu saja&#8230;Bukankah salah satu tugas seorang pemandu itu menemani tamunya apapun yang terjadi? aarrghhh&#8230;</p>
<p>Untuk menenangkan hati, kami berlima rehat sejenak. Saya dan Rian berjalan di depan. Walaupun ini bukan pertama kalinya ke Gn. Gede, bukan berarti saya dan Rian sudah hapal jalur, karena pendakian terakhir dilakukan bertahun-tahun yang lalu saat masih mahasiswa. Ketika menemukan percabangan [yang sebenarnya keduanya akan mengarah ke alun-alun Surken] mendadak saya panik, teringat peristiwa 2003, dimana saya dan dua orang teman `tersesat` di Gn. Putri, maksud hati hendak mendaki Gn. Gede apa daya malah sampai ke Gn. Sela  .  Saat itu Rian `menghardik` saya, dan sayapun kembali `tenang` [makasih ya Yan]. Alhamdulillah di salah satu cabang kami melihat ada botol air mineral yang masih baru. Kami menyusuri jalur tersebut sampai akhirnya menemukan nyala api unggun [hello....bukankah dilarang untuk membuat api unggun???  ]</p>
<p>Kami berusaha memanggil pemandu, dan akhirnya sang pemandu muncul, menunjukkan arah untuk mendirikan tenda. Kurang lebih pukul 7 malam kami tiba di Alun-alun Suryakencana.<br />
Kami semua protes kepada pemandu, kenapa meninggalkan kami!! Jawabannya adalah maaf saya lari duluan, udah gelap dan saya ngga bawa senter. What the??? kami punya lebih dari cukup alat penerangan. Alasan itu sunggu tidak masuk akal!!   Sebagai pemandu, bukankah semestinya membawa perlengkapan standar?? apalagi [sorry to say] mau tidak mau kami telah membayar mahal untuk jasa seorang pemandu!!  Kekecewaan itu tidak kami perpanjang.</p>
<p>Kami segera mendirikan tenda, dan ternyata ada kesalahan teknis, salah satu bungkusan pasak tertinggal di Jakarta&#8230;huhuhuhu..niat mendirikan 2 tenda pun batal. Kami mendirikan satu tenda yang untungnya cukup untuk berlima. Saat mendirikan tenda sempat disuguhi gerimis, kami pasrah seandainya hujan turun. Semua barang masuk tenda, sebagian mencari air. Alhamdulillah, hujan deras tidak menjadi kenyataan. Selesai menata barang di dalam tenda, masak-memasak pun dimulai.</p>
<p>Menu utama [seharusnya] nasi putih + capcay + sosis + bakso, namun karena lelah luar biasa, akhirnya menu malam itu cukup dengan : sop makaroni instan + bakso + mie instan + sosis dilengkapi dengan teh tarik + ceremix  .</p>
<p>Sekitar pukul 9 malam, langit sudah mulai ditaburi bintang, namun angin malam yang menusuk serta rasa lelah yang luar biasa membuat kami memutuskan untuk meringkuk dalam balutan kantung tidur. Sambil berseloroh nanti aja bangun lewat jam 12, kita liat bintang sambil maen kartu. Kenyataannya, alarm Budi berbunyi pukul 3 dan hanya 3 orang yang `terganggu` oleh alarm tersebut dan ketiga orang tersebut memutuskan untuk melanjutkan tidur</p>
<p><strong>Minggu, 18 Oktober 2009</strong></p>
<p>Pukul 5 pagi, Rian membangunkan kami. Selesai sholat, kami melakukan berbagai aktifitas : memasak, membereskan barang2, hunting foto dan lain-lain.</p>
<p>Pukul 10.30 pemandu meminta kami untuk segera bersiap pulang. Rute kali ini melelalui Gn.Putri. Perjalanan pulang dilalui tanpa kendala. Karena sudah `langganan` keseleo, saya tiba paling akhir di pos Gn.Putri, saat itu pukul 2 siang. Setelah melepas lelah dengan membeli minuman dingin, kami bergegas pulang menuju Pasar Cipanas. Perut yang lapar meminta kami untuk makan siang di RM. Padang.</p>
<p>Selesai sholat, pukul 17.15 kami berpisah; saya, Rian dan Budi menuju Bogor, Sacha menuju Jakarta dan Japra menujuBandung.</p>
<p>Hmmm&#8230;what a trip guys, akhirnya terlaksana juga rencana kita kali ini walaupun personil berkurang satu yang menyebabkan Eca menjadi Rumput Liar diantara para Punggawa<br />
Sampai jumpa dalam perjalanan berikutnya.</p>
<p>Foto-foto bisa diliat di http://ariesca.multiply.com/photos/album/246/Great_Friends_Great_Destination</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=39&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2010/02/27/great-friends-great-destination/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e24f429bcc624f6238fcbd17eb1dec?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ariesca</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ariesca.multiply.com/photos/album/246/Great_Friends_Great_Destination#photo=31" medium="image">
			<media:title type="html">Lima Sahabat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Short Journey&#8211;Percik Air di Cibereum</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/09/06/short-journey-percik-air-di-cibereum/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/09/06/short-journey-percik-air-di-cibereum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2008 16:24:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>selalusore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beauty of Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini saya benar-benar ingin mengangkat ransel, tapi ke tempat tak terlalu jauh. Sejak awal saya sudah berpikir menuju tempat ini. Air terjun Cibereum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Jawa Barat. Saya rasa satu hari pun cukup untuk menjejakinya. Seperti biasa, saya jejali ransel kesayangan saya dengan pernak-pernik yang membuat saya merasa aman. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=26&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://trekkersnote.files.wordpress.com/2008/09/new-image1.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-33" title="new-image1" src="http://trekkersnote.files.wordpress.com/2008/09/new-image1.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Kali ini saya benar-benar ingin mengangkat ransel, tapi ke tempat tak terlalu jauh. Sejak awal saya sudah berpikir menuju tempat ini. Air terjun Cibereum di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cibodas, Jawa Barat. Saya rasa satu hari pun cukup untuk menjejakinya.</p>
<p>Seperti biasa, saya jejali ransel kesayangan saya dengan pernak-pernik yang membuat saya merasa aman. Walaupun cuma akan mendaki dua jam, kemungkinan terburuk masih tetep ada toh? So&#8230;jadilah raincoat, baju ganti, senter+batere, makanan, minuman, pisau lipat, dll menyatu di ransel saya itu.</p>
<p>Dari rumah saya menuju stasiun Tebet. Saya anti bus. Apalagi bus-bus gede menuju kawasan Puncak. Wah maaf-maaf deh, yang ada pasti jackpot ! hihihihih bodo amat dibilang norak. Lagipula naik kereta tuh menyenangkan. Sensasinya beda buat orang hobi jalan-jalan tapi kere kayak saya ini.</p>
<p>Sampe di stasiun Bogor, saya langsung menuju Taman Topi untuk cari angkot 03 jurusan Baranangsiang. Nggak susah kok. Secara Bogor itu udah berganti julukan jadi &#8220;Kota Angkot&#8221;. Lalu saya turun di sebrang Hero atau tepatnya nggak jauh dari Botani Square. Nah di situ banyak banget mobil L-300 berjejer, untuk tujuan SUkabumi dan Cianjur.</p>
<p>Jangan salah ya. Naik mobilnya yang jurusan Cianjur atau bilang aja Cibodas. Jangan lupa ditawar dulu daripada kejebak di belakangannya. Biasanya mobil-mobil ini kalo belum padat penumpang, belum mau jalan. Komplain aja terus. Kalo nggak mempan, ancem aja &#8220;gue turun nih bang nyari mobil lain&#8221;. Palingan mereka jawab &#8220;bentar lagi kok neng&#8221;.</p>
<p>Setelah itu turun di pertigaan Cibodas langsung cari angkot ke Taman Nasional. Taraaa&#8230;setelah beli tiket di pos PHPA pendakian pun dimulai. Assalamualaikum ! saya datang. Wewangian tanah basah khas hutan tropis mulai terasa. Setapak itu pun tak jauh berbeda. Masih dari batu-batu yang membentuk anak tangga. Yang bikin saya bersemangat, ada jembatan kayu yang bakal meringankan perjalanan ini.</p>
<p>Sesekali saya berhenti mengatur nafas. Butir-butir keringat membabi-buta membasahi semua yang menempel di tubuh saya. Ini bukan pendakian berat, tapi cukup menguras tenaga. Akhirnya sampai di telaga biru. Perpaduan danau dengan sungai kecil jernih yang mengalir di sisinya. Sekedar saran, hindari tempat ini di saat maghrib. Konon&#8230;ada pasukan berkuda tapi gaib lewat di tempat ini. Dan itu bisa ngebawa orang yang kebetulan sedang melintas. Kebenarannya cuma Allah yang tau.</p>
<p>Dari telaga biru, jembatan kayu sudah tak jauh. Dan akhirnya saya menginjakan kaki di situ. Ada padang rumput kecil yang bakal kita lewati dari atas jembatan. Dari situ kelihatan puncak Pangrango yang menjulang. Keren buat foto-foto. Setelah habis jembatan, saya kembali ke jalan setapak yang menanjak drastis.</p>
<p>Jangan kuatir teman, itu cuma dikit kok. Setelah nanjak itu saya mendapati pertigaan. Kalau ambil lurus berarti meneruskan mendaki, kalau ke kanan berarti Air Terjun Cibereum. Pasti saya ambil ke kanan sesuai tujuan. Lagi-lagi saya ditemukan dengan jembatan kayu sang penolong itu.</p>
<p>ffffffhhh&#8230;..sampe juga akhirnya di air terjun. Nggak basa-basi deh, saya langsung mendekati air terjun utama (ada tiga air terjun di situ). Saya duduk di sebuah batu besar. Dari situ jelas terlihat jatuhnya air dari ketinggian berpuluh meter menghantam langsung batu-batu di bawahnya. Dari situ saya bisa merasakan bulir-bulir air terbawa angin dan memerciki muka saya yang kuyu. Inilah terapi yang saya nantikan.</p>
<p>Air terjun ini merupakan lembah di kawasan gunung tersebut. Nggak heran kalo angin bertiup kencang dan dingin. Apalagi tempat itu dikelilingi tebig-tebing cadas yang angkuh. Sejauh mata memandang, saya hanya menemukan tebing dan tebing selayaknya air terjun lain. SOre semakin dingin. Dan saya pun melangkah pulang. Tidak ada yang istimewa, hanya saya mendapat penyegaran yang sungguh berarti daripada nggak sama sekali.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/trekkersnote.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/trekkersnote.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=26&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/09/06/short-journey-percik-air-di-cibereum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5945e232d5316980445e6c0e7d0beb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">selalusore</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://trekkersnote.files.wordpress.com/2008/09/new-image1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">new-image1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tatapan Liar di Cipta Gelar</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/28/tatapan-liar-di-cipta-gelar/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/28/tatapan-liar-di-cipta-gelar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 19:31:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>selalusore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Beauty of Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Kampung Cipta Gelar dengan penduduknya yang disebut Kasepuhan Banten Kidul bisa dibilang magnet bagi penikmat wisata budaya sekaligus offroader. Gimana nggak ? Kampung ini terletak ribuan mdpl dan cuma bisa dijangkau dengan kendaraan 4WD, motor penduduk atau berjalan kaki dari desa terakhir. Hampir tiap tahun, kampung Cipta Gelar dikunjungi ratusan bahkan ribuan orang. Biasanya mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=16&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kampung Cipta Gelar dengan penduduknya yang disebut Kasepuhan Banten Kidul bisa dibilang magnet bagi penikmat wisata budaya sekaligus <em>offroader</em>. Gimana nggak ? Kampung ini terletak ribuan mdpl dan cuma bisa dijangkau dengan kendaraan 4WD, motor penduduk atau berjalan kaki dari desa terakhir.</p>
<p>Hampir tiap tahun, kampung Cipta Gelar dikunjungi ratusan bahkan ribuan orang. Biasanya mereka datang saat upacara Seren Taun atau syukuran penutupan panen. Saya rasa siapapun bisa mengakses informasi dari berbagai media cetak, elektronik maupun <em>on line</em>. Bahkan dari ratusan blog yang notabene berperan sebagai <em>citizen journalism</em>.</p>
<p>Tapi Kali ini saya mencoba mengangkat sisi lain dari pandangan mata saya. Melewati jalan terjal perbukitan  merupakan resiko siapa pun yang telah menyatakan siap mengunjungi Cipta Gelar. Buat para <em>offroader</em>, selamat datang di wilayah pemacu adrenalin namun <em>cozy</em> dengan hijaunya daun dan sejuknya udara. Tidak melulu tanah bergelombang yang membuat mobil beterbangan.</p>
<p>Saya lupa dibagian mana tiba-tiba jalan sudah berubah. Di kanan-kiri bukan lagi sawah dan kebun, melainkan jurang menganga yang siap menelan siapa pun juga. Deru mesin pun menggila. Ya, nafas mobil-mobil 4WD itu sedang dipacu terus dan terus hingga melewati satu-persatu tanjakan terjal. Bukan hanya terjal, tapi juga panjang dan berliku tajam.</p>
<p>Saya pindah ke bagian belakang Willis yang saat itu saya tumpangi. Suasana hening. Semua orang berusaha memusatkan konsentrasi ke arah jalan. Bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Benar saja ! Willis kehabisan nafas tepat di tengah tanjakan panjang. Maklumlah, ia memang sudah tua.</p>
<p>Perlahan mobil mulai bergerak mundur. Saya pucat, semua pucat. Tangan saya berpegang erat di sisi mobil dan tiang-tiang penyangga jeep tersebut. Sementara, teman saya yang menyetir berusaha mengendalikan laju mobil. Teman saya satu lagi bilang &#8220;Begitu jeep sampai di bibir jurang, semua loncat keluar,&#8221; Degup jantung terdengar sampai telinga sendiri.</p>
<p>Mobil akhirnya menabrak willis lain di belakang saya. Beruntung, pengemudi Willis itu sudah keluar duluan. Rupanya dia tanggap menangkap gelagat kurang baik. Salah satu pengemudi lain lari menghampiri Willis saya. Dia meneriakkan supaya teman saya cepat-cepat mencabut kunci. Dengan begitu, Willis berhenti dengan sendirinya. Ya, berhasil. Akhirnya mobil berhenti dengan posisi mengarah ke jurang.</p>
<p>Kami mengawali perjalanan pagi hari dari Pelabuhan Ratu. Dan (seingat saya) tiba di gerbang Cipta Gelar tepat adzan maghrib. Itu sudah dipotong waktu sholat Jumat, makan siang dll. Di gerbang Cipta Gelar itu permukiman penduduk mulai banyak di temui. Sepanjang jalan pun banyak warung kopi untuk sekedar bersantai melepas tegang.</p>
<p>Sejujurnya, di titik ini saya sedikit tersentak. Beberapa abege perempuan mengintip di balik pintu dan jendela rumah mereka. Lama-lama bukan hanya mengintip. Mereka mulai keluar dengan senyum dan tatapan menggoda. Sengaja saya bersembunyi di balik topi dan jaket untuk mengamati gerak-gerik perempuan-perempuan itu.</p>
<p>Hmmmm&#8230;diluar dugaan. Saya berpikir akan menemukan penduduk seperti waktu saya mengunjungi Baduy. Perempuan berbusana etnik yang malu-malu. Tatapan mata curiga ke pendatang asing. Atau ciri khas perempuan desa pada umumnya. Tapi anggapan saya salah. Mungkin ini lah surga buat cowok-cowok yang suka iseng atau berniat iseng.</p>
<p>Akhirnya dan akhirnya lagi, saya benar-benar sampai di Cipta Gelar. Kebetulan rombongan kami kebagian bermalam di rumah istri ke sekiannya abah anom (hohohoho&#8230;pemimpinnya istrinya banyak lhoo). Mungkin itu yang dibilang &#8220;buah jatuh tak jauh dari pohonnya.&#8221; Katanya sih Abah Anom itu bergilir ngunjungin istri-istrinya. Misalnya 3 hari si A, lalu B, kemudian C dan entah sampai berapa banyak.</p>
<p>Rumah itu nyaman. Berbentuk panggung dengan dinding bilik. Pastinya kalau malam dingin. Sejumlah ibu-ibu standby di dapur menyiapkan makan malam kami. Nasi putih, nasi beras merah, ayam goreng, tempe, sayur sop dan sambel khas Sunda. Pasti yang uniknya jatuh pada nasi merah, cuma rasanya kurang mantap.</p>
<p>Kamar di rumah istrinya Abah Anom itu khusus buat pasutri. Kalo yang <em>single </em>mah cukup gelar sleeping bag rame-rame. Tapi lebih seru begitu sih. Halaman rumah ini luas banget. Cukuplah untuk belasan mobil parkir. Saya senang di sana karena lingkungannya yang bersih. Untuk buka tenda pun oke banget.</p>
<p>Mengenai lingkungan, Cipta Gelar layak diacungi jempol. Mereka sangat sadar kalau alam beserta isinya ini adalah ciptaan Tuhan. Secara prinsip, warga kasepuhan adat Banten Kidul itu merasa nggak berhak untuk ngerusak alam. Terbukti ada hutan yang namanya &#8220;Hutan Larangan.&#8221; Di hutan itu, nggak ada seorang manusia pun yang boleh memetik, mengambil apalagi merusak seisi hutan. Memang nggak ada penjaganya, tapi hukum rimba tetap berlaku lho. Misalnya gini, kalo ada warga nekat nebang pohon, dijamin beberapa hari kemudian dia sakit tanpa sebab.</p>
<p>Tapi sayang, warga kurang bisa menangkap potensi pasar kerajinan tangan ala Cipta Gelar. Saat saya iseng cari pernak-pernik, salah satu warga baru bergerak cari akar untuk dijadikan gelang. Mereka sama sekali nggak punya stok suvenir buat pengunjung. Tau sendiri kan ? Bagi perempuan, nggak lengkap jalan-jalan tanpa belanja.</p>
<p>Besok paginya, saya mengunjungi Imah Gede tempat Abah Anom tinggal. Di halaman Imah Gede, banyak pengunjung yang berkeliaran. Tampak barisan mobil-mobil 4WD di tiap sudut lahan tersebut. Pengunjung satu dan yang lainnya pun bersosialisasi mengakrabkan diri.</p>
<p>Di Imah Gede lagi-lagi saya kaget. Baru memasuki pintu rumah, ada seorang perempuan duduk di pojok. Bajunya super ketat dengan rokok menyala di tangan. Mata liarnya nampak memperhatikan saya dan rombongan. Buat saya rasanya penting banget untuk tau siapa dia, darimana asalnya, sedang apa disini, apa pekerjaannya dll. Tapi beberapa teman melarang saya menanyakan itu semua.</p>
<p>Saya penasaran bertemu Abah Anom. Tapi ngantrinya panjang. Di situlah pengunjung terbagi dua lagi. Rasional dan sebaliknya. Kenapa irasional ? Karena mereka rela ngantre berjam-jam ketemu Abah Anom untuk <em>sharing</em> kehidupan plus minta wangsit. He ? hari gini wangsit.</p>
<p>Nah, sayangnya saya belum pernah ikut merayakan Seren Taun di sana. Tapi menurut seorang teman, upacara adat hanya berlangsung sekitar dua jam. Itu merupakan prosesi memasukan ikatan padi ke dalam lumbung Leuit Si Jimat. Konon, warga Kasepuhan Adat Banten Kidul itu nggak pernah kekurangan pangan. Mereka punya pertahanan luar biasa untuk urusan perut.</p>
<p>Saat ditanya kuncinya, cuma satu jawaban mereka yaitu gotong royong. Mereka bahu membahu mencukupi kebutuhan pokok sesamanya. Karena itulah, warga Cipta Gelar nggak pernah memperjualbelikan padi maupun beras ke luar wilayah tersebut. Nggak kayak kita. Wong minyak tanah lagi langka, masih ada aja yang nyelundupin. Kasihan dong sama yang nggak mampu beli elpiji.</p>
<p>Untuk menuju kesana dengan kendaraan umum, saya cuma bisa saranin ke Terminal pelabuhan Ratu dulu. Dari sana, cari informasi kendaraan yang menuju Cisolok. Ada sih jeep yang bisa disewa. Tapi nggak tau berapa harga terbarunya.</p>
<p>Sekedar tips, kalo nggak terpaksa banget jangan naik ojek ya. Karena, naik ojek ke Cipta Gelar sama aja naik halilintar di Dufan tanpa sabuk pengaman. Harus pinter-pinter nyeimbangin badan. Mental kiri, kanan, bisa juga mental ke jurang. Di jamin pegel (kalo selamet).</p>
<p>Oh iya, tanggal 1 dan 2 Agustus mendatang, ada Seren Taun di Cipta Gelar. Memang sih jatuhnya di hari pertama puasa. Siapa tau sensasinya beda dan makin oke. Silahkan coba !</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/trekkersnote.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/trekkersnote.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=16&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/28/tatapan-liar-di-cipta-gelar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c5945e232d5316980445e6c0e7d0beb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">selalusore</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>France &#8211; Versailles</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/france-versailles/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/france-versailles/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 19:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>superpinjal</dc:creator>
				<category><![CDATA[France]]></category>
		<category><![CDATA[versailles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillahhh&#8230;bisa ke Versailles juga huehuee .. back again .. masih di terusannya Paris Trip .. Okeh .. guidance berikutnya .. destination Chateau de Versailles .. ni tempat sebenernya klo di indonesia sama dengan keraton .. bedanya &#8230; yang ini dirawat baek .. restoration-nya juga serius .. sehingga sektor wisatanya kegali .. coba klo DAMN INDONESIAN [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=10&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillahhh&#8230;bisa ke Versailles juga</p>
<p>huehuee .. back again .. masih di terusannya Paris Trip ..</p>
<p>Okeh .. guidance berikutnya .. destination Chateau de Versailles ..</p>
<p>ni tempat sebenernya klo di indonesia sama dengan keraton .. bedanya &#8230; yang ini dirawat baek .. restoration-nya juga serius .. sehingga sektor wisatanya kegali .. coba klo DAMN INDONESIAN GOVENRMENT !!! mo serius .. di indonesia juga banyak dan sangat banyak yang bisa dijadikan tempat wisata dengan kualitas lebih dari .. contohnya Versailles ini .. duh ..</p>
<p>dah ah .. mending bahas howto gw ..</p>
<p>pertama2 siapin duit cuman 30 euro .. kenapa?soalnya lu cuman butuh itu .. dan itu udah gw itung ma ongkos makan + minum yeee .. even gw puasa .. dan gak makan minum so .. ongkos gw cuman kluar 12.8 euro .. (tiket metro yang gw beli untuk per-minggu gak diitung .. klo mo diitung tambahin aja 2.8 euro).</p>
<p>1. ambil metro yang di MAP METRO bakal berenti di RER &#8211; C, contoh .. ambil metro yang lewat di INVALIDES, beli tiket metro-nya return .. bolak balik .. 2.8 euro.</p>
<p>2. di INVALIDES .. ambil SORTIER / EXIT yang ke Chatteau De Versailles (RER-C) trus beli dah tiket return di tukang tiketnya .. harga return .. 5.4 euro.</p>
<p>3. masukin tu tiket ke pintu masuknya .. trus cari di DISPLAY yang nunjukin VICK di Platform A. tungguin kereta dateng sambil liat display yak .. soalnya gak cuman jurusan ntu aje di platform itu .. klo tu kereta dah dateng .. masuk .. dan tidur .. santai .. tujuan kita di akhir kok .. sow pas kereta bener2 berenti lu pasti dah nyampe ke versailles.</p>
<p>4.Kluar kereta .. masukin tiket yang lu pake buat masuk ke Platform A pas di paris tadi .. inget tiket yang sama .. jangan pake tiket balik ke paris untuk lu masukin di pintu ntu.</p>
<p>5. kluar pintu .. lu langsung ambil kanan .. ampe nemu jalan kluar .. trus nyebrang jalan (pas lu nyebrang jalan di depan lu kudu McD .. selain itu .. lu salah .. brati lu masih di terminal rawamangun huehuehueh).</p>
<p>6. setelah nyebrang .. ambil kanan .. hantam lurus dah .. sampe ada pengkolan ke kiri yang banyak pohonnya n taman &#8230; belok dah lu ke ono .. trus liat depan .. hantam lurus lagi ..</p>
<p>7. diujung jalan lu akan liat keraton-nya eropa ..  klo lu dah liat ntu .. brarti dah nyampe .. sebelum masuk .. lu liat kiri kanan yeee .. sapa tau ada penjual makanan .. klo ada beli aje .. roti + minuman .. sekitaran 6 euro ..</p>
<p>8. begitu lu masuk ke keraton ntu .. lu putusin dulu .. hobby lu paan .. hobby liat barang2 jaman dulu .. pa liat pemandangan alam .. ato lu maruk pengen liat semua .. huehuehe .. ini hubungannya ma tiket soalnya&#8230;</p>
<p>a. hobby liat pemandangan alam .. begitu masuk ke halaman keraton versailles .. ambil kiri terus jek .. sampe lu liat ada gerbang yang sebelah sononya taman luas .. masuk .. beli tiket di ujung harganya 7 euro .. tu tiket cuman buat area luar dr keraton.</p>
<p>b. hobby liat barang2 jaman dulu .. masuk ke halaman keraton .. ambil mana aja .. klo gw seh mending kiri .. hihih .. trus ..beli tiket .. harganya 13.5 euro .. tu tiket cuman buat ruangan2 di keraton .. bukan buat liat pemandangan alam.</p>
<p>c. maruk ? ambil jalan yang sama dengan point B, beli tiket yang harganya 20 euro.</p>
<p>9. Point penting : gak boleh pake tripod, klo mo motret &#8230; di beberapa bagian ruangan ada yang gak boleh .. tapi berhubung liat yang laen pada iseng .. ya udah .. ambil aje .. hihhihih .. kecuali yang emang dijaga ketat <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>10 so .. total jenderal termasuk tiket metro .. pengeluaran gw ..</p>
<p>- metro tiket bolak balik : 2.8 euro</p>
<p>- tiket RER-C : 5.4 euro</p>
<p>- tiket keraton bagian luar doank : 7 euro</p>
<p>total : 15.2 euro .. hehehe ..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/trekkersnote.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/trekkersnote.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=10&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/france-versailles/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e180c949ceffa055afa575c9abff8dc0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">superpinjal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Paris &#8211; Grenoble &#8211; Meylan</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/paris-grenoble-meylan/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/paris-grenoble-meylan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 19:50:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>superpinjal</dc:creator>
				<category><![CDATA[France]]></category>
		<category><![CDATA[Grenoble]]></category>
		<category><![CDATA[Meylan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Subhanalloh .. memang itu kata2 yang tepat buat ngegambarin apa yang aku liat dan aku rasakan sekarang .. bukan keindahan kota .. tapi keindahan alam yang memang bener2 masih natural .. GRENOBLE Perjalanan dimulai dari Gare De Lyon (ini stasiun buat naek TGV ke kota yang jauh .. even cross country), dr Hotelku di Malakoff [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=7&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry-content">
<div class="entry-body">
<p><span style="font-size:0.8em;">Subhanalloh .. memang itu kata2 yang tepat buat ngegambarin apa yang aku liat dan aku rasakan sekarang .. bukan keindahan kota .. tapi keindahan alam yang memang bener2 masih natural .. GRENOBLE</span></p>
<p>Perjalanan dimulai dari Gare De Lyon (ini stasiun buat naek TGV ke kota yang jauh .. even cross country), dr Hotelku di Malakoff naek Metro ke Champ Elyssee trus pindah ke Metro Jalur 1 yang ke arah Chateau de Vincenness, turunnya tapi di Gare De Lyon buat naek TGV.</p>
<p>Disini .. suasana gak beda ma Gambir n Stasiun Hall Bandung .. bedanya cuman lebih rame .. kudu dateng minimal 20 menit sblm jadwal kereta brangkat yang ada di tiket buat nyetokin tu tiket ke mesin warna kuning di deket jalur TGV-nya(boarding dah istilahnya), trus liatin aja tu PAPAN DEPARTURE MA ARRIVAL, cari yang jam keberangkatan n tujuannya sesuai, trus tungguin ampe kluar di jalur mana keretanya nongkrong.</p>
<p>Okeh cukup ngebahas howto ..</p>
<p><a href="http://superpinjal.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/dalem_800.jpg"><img style="float:left;margin:0 5px 5px 0;" src="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/dalem_800.jpg" border="0" alt="Dalem_800" width="100" height="66" /></a></p>
<p><a href="http://superpinjal.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/bymirror_800.jpg"><img style="float:left;margin:0 5px 5px 0;" src="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/bymirror_800.jpg" border="0" alt="Bymirror_800" width="100" height="66" /></a></p>
<p>Perjalanan ke Grenoble kira2 sekitaran 3 jam .. lumayan lama .. tapi enak di keretanya . sepi .. n scene di luar juga enak diliat .. even gak beda jauh ma Jakarta &#8211; Bandung hihi .. bedanya cuman bentuk rumahnya n yang diliat kebun bukan sawah heheheh ..</p>
<p>Nah .. pas nyampe di grenoble ini yang ngebuat gw ngucap Subhanalloh .. kotanya bener2 alami .. khas eropa kali yak .. bangunan masih lama2 semua .. dan dirawat .. dan ni kota letaknya bener2 dilembah .. sementara puncak2 bukitnya .. dihias dengan kabut yang degradasi-nya cantik banged .. dr tebel di bagian atas ampe tipis ke bawahnya .. dan ada semacam kastil ato apa yak .. *tar deh klo sempet kesono* .. di puncaknya .. humm mantab ..</p>
<p>Begitu nyampe gw gak langsung ke hotel tapi nikmatin dulu suasananya dengan ditemenin rokok aseli indonesia (yang blum dan mudah2an gak dibeli ma Damn Shit American Company .. Phillip Morris maksudnya) Garpita Selecta alias Garpit alias Gudang Garam Filter International .. gw nikmatin tuh tiap sedotan .. ampe heran kali bule di sebelah gw .. hihihi .. (just info .. stock Garpit gw masih 3 kaleng yang isi per kaleng 50 biji .. refill neh critanya).</p>
<p>Dari stasiun TGV ntu .. gw ambil Map Grenoble (gratis lagi .. yang ngasih mbak2 cakep lagi .. sambil senyum hihi) trus liatin bentar tu peta .. mapping ma medan perang di depan gw .. n the walkin&#8217; journey begin ..</p>
<p>gw jalan .. lumayan jauh .. demi pengenalan medan perang .. buat nemuin hotel .. n ternyata mudah .. tinggal ambil tram (kereta yang di tengah kota) trus turun deh Boulevard Agutte Sembatt trus nyari jalan Rue Thiers 22 tempat hotel gw .. Hotel Splendid namanya .. gampang euy .. dan for info .. mending klo emang agak lamaan di kota ini .. klo mo naek TRAM beli aja yang 10 kali pake .. cheaper &#8230; 10,50 euro tapi gw malah gak bayar soalnya pas mo beli tiket .. ma cewe prancis yang emang kuliah disini .. dibilang &#8220;udah gak usah deket ini .. besok2 aja bli tiketnya ..&#8221; hihih .. edan jadi criminal gw .. (duh gak sempet nanya namanya gw &#8230; heheh) ..</p>
<p>Saran .. klo mau nikmat dan aman pas makan .. mo dimana aja .. cari aja yang KEBAB .. halal man .. ditanggung dah .. dan kenyang .. cuman abis itu pusing .. soalnya kambing semua .. hihii</p>
<p>eh .. klo mo liat hasil jepretan gw .. sabar yak &#8230; di pilih2 dulu .. tapi tetep di saluran yang sama kok .. <a href="http://superpinjal.multiply.com/photos/album/10">klik aja disini</a></p>
<p>after all .. gw tetep kangen NASI PECEL, PECEL LELE, BEBEK GORENG, GADO2, NASI UDUK + EMPAL, BUBUR AYAM, KETOPRAK, GORENGAN .. huaaaaaaaaaaaa .. kemana lu semua .. kok pada ngilang yak klo di sini ..</p></div>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/trekkersnote.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/trekkersnote.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=7&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/paris-grenoble-meylan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e180c949ceffa055afa575c9abff8dc0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">superpinjal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/dalem_800.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Dalem_800</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/bymirror_800.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Bymirror_800</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Trip To Paris 09 09 2006 (Jakarta &#8211; Kualalumpur &#8211; CDG)</title>
		<link>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/trip-to-paris-09-09-2006-jakarta-kualalumpur-cdg/</link>
		<comments>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/trip-to-paris-09-09-2006-jakarta-kualalumpur-cdg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 19:48:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>superpinjal</dc:creator>
				<category><![CDATA[France]]></category>
		<category><![CDATA[paris]]></category>
		<category><![CDATA[superpinjal]]></category>
		<category><![CDATA[trip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/trip-to-paris-09-09-2006-jakarta-kualalumpur-cdg/</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah .. that&#8217;s my 1st word came from my lips when i take my 1st flight to Paris (terharu mode ON). Okey cukup dengan melo-nya .. gw mo sharing trip gw kesono .. tujuan nulis ini bukan pamer (ya maap klo agak2 kluar &#8220;RIA&#8221;nya hihih) tapi buat ngasih gud direction buat yang bloman ke Paris [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=6&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:0.8em;">Alhamdulillah .. that&#8217;s my 1st word came from my lips when i take my 1st flight to Paris (terharu mode ON). Okey cukup dengan melo-nya .. gw mo sharing trip gw kesono .. tujuan nulis ini bukan pamer (ya maap klo agak2 kluar &#8220;RIA&#8221;nya hihih) tapi buat ngasih gud direction buat yang bloman ke Paris .. termasuk sayah hihihih .. </span></p>
<p>Gw brangkat dr jakarta sekitaran jam 16:00 tanggal 09 09 2006 akhirnya naek taksi .. padahal dah planning naek DAMRI biar irit .. huuhu.. trus berhenti dah di TERMINAL 2D keberangkatan Soekarno Hatta. Sampe sono .. prosesinya sama kaya domestic Flight bedanya cuman ada bayar FISKAL 1 juta (klo ASEAN gak perlu) trus ngisi FORM brangkat n pulang yang kudu disimpen gak boleh ilang .. n tar disobek bagian brangkatnyama imigrasi pas mo checkin .. simpen tu bagian yang buat kedatangan ..</p>
<p>Trus .. nongkrong deh di Starbuck (ogah sbnrnya coz jd supporting israel product tapi gimana lagi .. nyari kopi mang adun gak ada hihi). 1 Tas Backpack gw taro di Bagasi, yang gw tenteng .. camera kesayangan gw Canon EOS 350D, Tripod, ma laptop Fujitsu S7710 yang top abis pinjeman kantor + yang paling penting dokumen2 kaya pasport, kartu imigrasi, tiket de el el ..</p>
<p>Jam 18:00 akhirnya boarding .. njing panjang banged antriannya .. mana banyak Malaysianya lagi (heheh soalnya transit di Kualalumpur), sempet ditanya soal tripod tapi lolos .. (gile .. gw gitu loh .. jago ngelobby hihih).</p>
<p>Pesawat mulai takeoff jam 18:30an .. nyampe malaysia (di KL naon gitu dah) sekitaran jam 21:xx waktu sono .. dan yang paling gw senengin adalah teknologi roaming .. gw bedain matrix ma Halo .. emang Halo lebih hebat .. hihihi .. powerfull abis ..</p>
<p><a href="http://superpinjal.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/img_1195.JPG"><img style="float:left;margin:0 5px 5px 0;" src="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/img_1195.JPG" border="0" alt="Img_1195" width="100" height="66" /></a>di bandara ini .. bener2 penyiksaan .. masa kudu jalan jauhhhh banged .. sampe ke gate C35 &#8230; untung kebantu ma subway gitu dah .. tapi gak papa .. mungkin blum kebiasaan ..</p>
<p>Akhirnya gw sampe di Gate C35  .. n sempet tidur 1 jam-an gitu .. coz nunggu <a href="http://superpinjal.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/img_1199.JPG"><img style="float:right;margin:0 0 5px 5px;" src="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/img_1199.JPG" border="0" alt="Img_1199" width="100" height="66" /></a>Malaysian Airlines yang ke Paris .. teng .. teng .. jam 23:xx gitu deh .. mulai masuk n takeoff dah tu pesawat .. Perancis booo ..</p>
<p>di pesawat ntu .. gw bener2 nikmatin perjalanan pren .. (baca makan tidur sholat nonton tipi n ngobrol ma cewe sebelah gw yang juga prancis tapi bisa english .. namanya sylvi yang ntar bakalan jadi guide gw selama di prancis but just for 3 days .. coz she must go to London for her college).</p>
<p>eh di pesawatnya juga ada live flight route .. buat yang gak sabaran gw saranin buat gak liat ni tampilan .. nyiksa pren .. kayanya deket tapi kok lama (hihihi .. soalnya skalanya tu peta), mending nonton pelem aje .. akhirnya gw bisa nonton over the hedge sampe ketiduran hihih ..</p>
<p>so total perjalanan dr Kualalumpur ke Paris (Charless De Gaule / CDG) sekitaran 12 jam .. cuman gara2 perbedaan waktu .. badan gw capek .. tapi otak bilang ah cuman 6 jam .. hihih .. gimana enggak .. brangkat dr Malaysia Jam 12 malem gituh .. eh nyampe di Paris jam 06:30 pagi .. tapi waktu di arloji (huheuhuhuahuah .. udah lama gw gak make kata2 ini .. arloji .. ) 12 jam .. so .. JETLAG ni critanya ..</p>
<p>turun dr pesawat .. kudu .. JALAN LAGI .. huhuhu .. ke tempat bagasi .. mulut gw asem banged .. blum ngerokok hampir 1 hari .. n akhirnya 1 jam kemudian gw dapetin juga bagasi gw .. trus sekitaran jam 8 gw ma ce yang namanya sylvi ntu .. ke tempat shuttle .. buat menuju ke stasiun metro RER .. ini petunjuknya ..</p>
<p>1. dr tempat bagasi .. turun dulu .. ke bus station / shuttle station .. pake lift ke bawah .. pokoknya teken dah tu tombol lift ke paling bawah .. hihihih ..</p>
<p>2. kluar dr lift .. cari BIS yang tujuannya .. 2A/2C .. tapi lu berhenti di stasiun TGV</p>
<p>3. mo pilih lift or tangga .. terserah .. gw seh mending tangga .. ke bawah .. tempat si metro ntu ..</p>
<p>4. sebelum masuk ke RER .. lu cari tempat beli tiket .. otomatis man .. semua pake bahasa prancis tapi .. so saran gw .. pas di pesawat mending lu nyari kenalan kaya gw .. hihih .. siapin 8,10 euro (klo gak tau ini komposisinya .. 4 keping 2 euro ditambah 1 keping 10 cent) klo gak punya ada mesin penukar otomatis juga .. di deket counter 1 (cari aja dah keliatan kok).</p>
<p>5. di mesin ntu .. pilih .. tujuan Paris buat N orang trus bayar pake koin .. masukin koin dapet deh tu tiket .. warnanya ungu ..</p>
<p>6. cari tulisan RER .. bentuknya bulet biru trus RER didalemnya .. masuk dah ke sono .. ambil kereta sebelah kanan lu begitu lu turun dr lift ..</p>
<p>7. eh jangan lupa minta map metro di counter 1 ntu .. gratis kok gak kaya indonesia semua bayar ..</p>
<p>8. nah .. ini asyiknya .. dr map ntu .. lu tar bakalan tau kudu turun dimana .. nyambung kemana .. tergantung tujuan lu .. contoh gw .. gw mo ke Boulevard Charles de Gaule .. liat peta .. ni jalan ternyata deket ma Stasiun Metro Malakof Plateau de Vanves .. so .. dr RER ntu .. gw turun di Denvert Rochereau .. trus nyambung ke metro nomer 6 tapi yang ke arah Etoile .. trus turun di Stasiun Metro Montparnasse Bienvenue n ngelanjutin lagi ke Metro nomer 13 tapi ke arah Chatillon .. n ni jalur juga ngelewatin stasiun Malakoff Plateau de Vanves .. nyampe dah ..</p>
<p>Hotel gw .. gak jauh dr metro .. gw nginep di B&amp;B hotel .. jadi kluar dr Metro Malakoff Plateau de Vanves .. hantam jabrik kiri terus dah .. sampe kluar ke jalan .. kiri lagi .. luruuuuussss .. sampe lu liat tu tulisan B&amp;B hotel .. ni hotel asyik .. ada hotspotnya .. cuman daftarnya lumayan lama .. nah terbukti lagi klo Halo hebat .. soalnya password dikirim ke HP .. gw pake Matrix gw .. sampe tulisan ini kelar gw buat gak nyampe2 .. tapi dengan Halo udah .. hihih .. speednya internet .. humm .. 100 &#8211; 200 Kbps itu normal .. hihih ..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/trekkersnote.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/trekkersnote.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/trekkersnote.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/trekkersnote.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=trekkersnote.wordpress.com&amp;blog=4399574&amp;post=6&amp;subd=trekkersnote&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trekkersnote.wordpress.com/2008/08/07/trip-to-paris-09-09-2006-jakarta-kualalumpur-cdg/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e180c949ceffa055afa575c9abff8dc0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">superpinjal</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/img_1195.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Img_1195</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://superpinjal.blogs.friendster.com/my_blog/images/img_1199.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">Img_1199</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
